Rabu, 11 Oktober 2017

PIHAK-PIHAK YANG TERLIBAT DALAM KORESPONDENSI

       pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan korespondensi  adalah:

1.Koresponden, yaitu orang atau orang  atau pihak yang  berkirim surat dan atau yang  menandatangan  surat.

2.Redaktur, yaitu orang yang menyusun  naskah  surat.

3. Sekretaris, yaitu orang yang membantu pemimpin dalam kegiatan korespondensi.

4. Juru  ketik, yaitu orang yang membantu memproduksi surat-surat.

5.Register ,yaitu orang yang melakukan aktivitas tata usaha atau administrasi surat-surat yang meliputi pemberian nomor surat, pencatatan surat keluar dann surat masuk, serta menangani pengarsipan surat-surat (filling system).

6. Kurir, yaitu orang atau pihak yang mmenyampaikan surat kepada penerima.

Belajar lebih mendalam http://askansetiabudi.com atau http://tips-indonesia.com/

PERANAN KORESPONDENSI DALAM BISNIS

          Korespondensi dalam bisnis memiliki 3 peranan yaitu:
1.           Menciptakan Surat Yang Baik Dan Jelas
           Dalam kehidupan sehari-hari, kesalahan dalam penulisann berbagai surat masih banyak terjadi. Misalnya, susunan kalimat tidak lengkap, berbelit-belit, tanda baca tidak benar, tata bahasa tidak teratur, dan  salah mengadopsi bentuk dan model surat. Kesalahan tersebut disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya:
  a.Tidak ada  pengarahan dan pengendalianmengenai cara menulis surat yang baik, baik dilingkungan keluarga dan organisasi

    b. Masyarakat sendiri terlalu mudah memaafkan kesalahan dalam penulisan surat.
Kegiatan korespondensi secara tidak  langsung merupakan proses pembelajaran dalam menciptakan surat yang baik, jelas, dan tepat.

2.           Menciptakan Kerja Sama Yang Baik 
         Perusahan tidak dapat mencapai tujuan tanpa bekerja sama dengan pihak lain.  Agar bisa bekerja sama dengan pihak lain, perusahan perlu menjaga komunikasi dengan baik. Pihak lain akan mendukung terciptanya kerja sama yang baik.


3.           Menyebarkan Kegiatan
          Tidak semua orang dalam perusahaan secara otomatis mengetahui kegiatan yang terjadi anatara perusahaan denngan pihak luar. Korespondensi memegang peranan penting dalam menyebarkan

         Belajar lebih mendalam http://askansetiabudi.com/ atau http://tips-indonesia.com/
        

BAHASA KORESPONDENSI BISNIS

bahasa korespondensi bisnis memiliki 3 ciri-ciri yaitu :
1.         Jelas

adalah mudah dimengerti dan bebas dari kemungkinan salah tafsir. Dalam korespondensi bisnis, dituntut kecermatan dalam pilihan kata, keutuhan kalimat dan penggunaan tanda baca.
2.         Lugas

Lugas ialah hemat. Hemat berarti ekonomis dalam menggunakan kata, tetapi dengan cakupan makna yang lengkap.
3.         Menarik Dan Santun

Bahasa yang menarik tidak harus indah seperti bahasa yang digunakan dalam syair. Bahasa menarik disini ialah bahasa yang hidup dan santu, menghindari pengulangan kata yang menjemukan dan mampu membangkitkan minat pembaca.

Belajar lebih mendalam http://askansetiabudi.com/ atau http://tips-indonesia.com/

DASAR-DASAR KORESPODENSI BISNIS

Korespodensi bisnis merupakan suatu kegiatan korespondensi yang dilakukan dalam dunia bisnis, baik dalam bentuk dalam surat, memo, agenda proposal, maupun laporan bisnis.
Surat merupakan sarana komunikasi tertulis yang disampaikan oleh suatu pihak kepada pihak lain dengan menggunakan media tertentu. Salah satu hal yang membedakan surat biasa dengan surat bisnis adalah tujuan penulisanya.

Surat berorientasi pada kegiatan bisnis maupun gaya bahasa digunakanya. Dalam perkembangnya, seseorang dapat menulis dan mengirimkan surat dengan secarik kertas maupun elektronik(email).

Belajar lebih mendalam http://tips-indonesia.com/ atau http://askansetiabudi.com/

PENGERTIAN KORESPONDENSI

      Korespondensi berasal dari kata Correspondence (Inggris) atau Correspondentie (Belanda) yang berarti suatu  kegiatan atau hubungan yang terjadi antara pihak-pihak terkait yang dilakukan dengan saling berkiriman surat.
Hubungan pihak-pihak yang terkait dalam bisnis biasanya bersifat resmi dan dilakukan dengan surat-menyurat. Oleh karena itu, korespondensi juga diartikan sebagai surat-menyurat.
Korespondensi dibagi menjadi dua bagian yaitu :
1..Korespondensi Ekteren : yaitu hubungan surat-menyurat yang dilakukan oleh kantor atau bagian-bagiannya dengan pihak luar.
2.Korespondensi Interen : yaitu hubungan surat-menyurat yang dilakukan oleh orang-orang dalam suatu kantor, termasuk hubungan antara kantor pusat dengan kantor cabang.

Belajar lebih mendalam http://tips-indonesia.com/ atau http://askansetiabudi.com/